Friday, June 5, 2015

Pertemuan Keempat : Sosialisasi mengenai Kebersihan dan Go Green

Pada tanggal 8 Mei 2015, saya melakukan kegiatan sosialisasi yang terkahir.

Materi yang saya sosialisasikan pada pertemuan ini adalah tentang kerbersihan dan go green.

Saya menjelaskan kepada pak Andi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan kebersihan dagangan. Pemilihan tempat berjualan yang baik, contohnya tidak berjualan di sekitaran selokan, tempat sampat, atau tempat yang kotor. Karena hal tersebut dapat menyebabkan tekontaminasinya makanan yang dijual dan dapat menyebabkan penyakit.

Dan setelah itu saya menjelaskan tentang konsep Go Green, hal yang dapat dilakukan para pedagang untuk mendukung konsep Go Green ini salah satunya yaitu menggunakan tempat makan yang higenis dan ramah lingkungan dan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Dan terakhir saya memberikan poster kepada pak Andi tentang kebersihan tempat makanan dan Go Green.


Saya memberikan poster tentang kebersihan tempat makan dan Go Green kepada Pak Andi

Thursday, June 4, 2015

Pertemuan Ketiga : Sosialisasi mengenai Pentingnya Menggunakan Kemasan yang Ramah Lingkungan

Pada tanggal 6 Mei 2015 saya kembali melanjutkan sosiali saya pada pertemuan ketiga ini.

Saya kembali mengingatkan dan menjelaskan kepada pak Andi tentang pentingnya menjaga kebersihan dagangan, dan kali ini saya menjelaskan tentang tempat makan yang ramah lingkungan.

Tempat makan ini terbuat dari kertas yang higenis dan rama lingkungan, kertas ini dapat terurai dengan baik sehingga bisa di daur ulang dan tidak akan menjadi polusi seperti Styrofoam.

Tempat makanan dalam berdagang juga menjadi kunci dari kebersihan dan kehigenisan makanan itu sendiri, jika tidak terjaganya kebersihan akan tempat makanan, kembali dapat menyebabkan penyakit dan gangguan kesehatan kedepannya.


Saya menjelaskan kepada Pak Andi tentang tempat makan ramah lingkungan

Wednesday, June 3, 2015

Pertemuan Kedua : Sosialisasi mengenai Pentingnya Kehigenisan terhadap Bahan Makanan

Pada tanggal 10 April 2015, saya dan Peter melakukan pertemuan kedua dengan para pedagang yang akan kami berikan sosialisasi. Kami menemui pak Andi dan menjelaskan materi tentang pentingnya mejaga kehigenisan terhadap bahan makanan. Kami perhatikan masih banyak pedagang yang masih mengambil makanan lalu setelah itu menerima dan memberikan kembalian uang secara langsung.

Menurut kami hal tersebut masih belum memenuhi syarat kehigenisan terhadap bahan makanan karena mengambil makanan lalu memegang uang atau benda lainnya dapat menyebabkan makanan tersebut terkontaminasi bakteri. Lalu kami menjelaskan tentang pentingnya mejaga kehigenisan terhadap makanan dan memberikan sarung tangan plastic yang aman digunakan untuk mengambil makanan. Pak Andi langsung menggunakan sarung tangan plastic dan berjualan seperti biasa. Banyak cara untuk menjaga kehigenisan terhadap makanan dan salah satu caranya adalah dengan mengenakan sarung tangan plastic ketika mengambil makanan.

Saya juga menjelaskan pentingnya untuk selalu menjaga kehigenisan ketika berjualan kepada pak Andi, agar kedepannya pak Andi dapat menjaga kebersihan dan kehigenisan makanan yang ia jual agar bisa meminilamisir resiko dari kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan banyak penyakit dan gangguan kesehatan.



Pak Andi melayani pelanggan dengan menggunakan sarung tangan plastik.

Tuesday, June 2, 2015

Pertemuan Pertama : Perkenalan dengan Pak Andi

Pada tanggal 8 April 2015 sesuai agenda, kami berkumpul untuk melakukan kegiatan sosialisasi. Jam 10.30 WIB kami mulai bergerak menuju pedagang yang akan kami sosialisasi. Saya bergerak menuju pedagang yang saya berikan sosialisasi yaitu pedagang siomay. 

Saya melakukan perkenalan dan menjelaskan maksud dari kedatangan saya agar tidak terjadi salah komunikasi antara saya dan pedagang siomay. Pedagang siomay yang saya berikan sosialisasi ini bernama Pak Andi. Pak Andi sudah berdagang siomay sejak tahun 1992, pak Andi berjualan siomay dari jam 10 pagi – 6 sore. Pak Andi menjual dagangannya dengan harga Rp.8000 per porsi siomay, dan yang biasa menjadi pelanggan pak Andi adalah mahasiswa Binus dan masyarakat sekitar. 

Pak Andi pernah berhenti berjualan siomay pada tahun 2004 dan bekerja sebagai buruh di pabrik tahu, tetapi hanya bertahan selama 3 bulan dan pak Andi kembali berjualan siomay. Pak Andi bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp.100.000 per hari. 

Pak Andi juga pernah mencoba pindah tempat berjualan tetapi tidak begitu laku dan kembali berjualan di jalan KH Syahdan. Kendala yang pak Andi alami selama berjualan siomay yaitu ketika harga bahan baku naik dan tahun-tahun belakangan ini pengeluaran modal usahanya lebih besar dari pada penghasilan, dan juga kendala yang pak Andi alami ketika diganggu oleh preman sekitar pada waktu baru mulai berjualan di daerah tersebut.

Foto Saya, Pak Andi, dan Peter

Monday, June 1, 2015

Kegiatan Community Service

                  Untuk kegiatan mata kuliah Character Building Interpersonal Development, Saya dan kelompok saya yaitu kelompok 4a melakukan kegiatan Community Service. Kami berdiskusi apa yang sebaiknya kami lakukan untuk kegiatan ini, dan hasil dari diskusi kami yaitu kami akan melakukan sosialisasi tentang kehigienisan makanan. Kami memilih lokasi di lingkungan sekitar kampus Bina Nusantara karena di daerah tersebut kami masih mendapati beberapa pedagang yang menurut kami masih belum memenuhi syarat untuk kehigienisan dalam berjualan makanan. Dan kami membagi kelompok kami menjadi 2 yaitu saya dan Peter, Ardi dan Denisa untuk melakukan sosialisasi. Kami melakukan sosialisasi kepada pedagang gorengan, pedagang rujak, pedagang susu kacang, dan pedagang siomay. Saya dan Peter bergerak untuk melakukan sosialisasi kepada pedagang siomay dan pedagang susu kacang. Dan saya mendapat bagian untuk melakukan sosialisasi kepada pedagang siomay yang biasa berjualan di jalan KH Syahdan.

         Post selanjutnya nanti adalah pertemuan pertama sosialisasi dari saya. Thank you for reading :)